Posts

Showing posts with the label Puisi

Beri Aku Pelangi

Puisi Untuk Mentariku Kukagumi kau seperti bumi mengagumi sang mentari Kegelapan bila kau tak ada Kesepian,,, Membeku kedinginan.., Sungguh kutakkan sanggup kehilanganmu Meski bulan datang temani ragaku Sejuta bintang takkan mampu tenangkanku Ku kan tetap menunggumu Menunggu., Menunggu.. Meski bulan dan bintang tinggalkanku Oh mentariku.., Pancarkanlah sinarmu untukku Terangi aku.., Hangatkan batinku Jangan biarkanku membeku Oh mentari yang kukagumi.. Haruskah kutitipkan air mata kesedihan kepada sang awan?? Hingga kau mengerti betapa kubutuh kau Sungguh.. Sungguh.. Wahai mentari yang kucintai.. Kini aku begitu kelam Air mata yang kutitipkan kepada sang awan Kini telah basahi ragaku Kni aku begitu rapuh Lemah tak berdaya.., Oh mentari yang kukagumi Dengarkan aku Dengarkan aku Beri aku pelangi..., kan kutunggu hinggaku mati

Puisi Kesedihan

Image
Sesaat seusai hujan membasahi bumi Sedetik setelah engkau pergi mengingkari janji Sekeping hati terkapar dirajam sepi Perih,... Sepi...., Sendirian..., Terbaring..., Menatap langit yg teduh tak bermentari Kini aku seakan tak berarti Nyawaku seakan pergi Bersama waktu yang takkan kembali Kini biarlah aku sendiri Membawa luka ini Mencari mentari Yang akan memberi kehangatan dinginnya cintaku Yang akan memberi pelangi muramnya hariku Setelah kuyup hatiku diterpa badai cintamu Ku yakin... Hatiku 'kan menari bersama pelangiku S'lamanya...,

Milikilah Aku

Image
Milikilah Aku Sebuah rasa tlah tumbuh dihatiku, Sebuah kata tlah terucap dilidahku, Sebuah jiwa tlah hidup dipikiranku, Sebuah nama yang slalu ada dihidupku Kaulah jiwa itu...., Milikilah hatiku selamanya, Hingga akhir ceritaku.., Bersamamu...,
Kerinduanku Wahai angin..., Wahai bulan..., Wahai bintang..., Sebuah tanya untukmu Knp dgn hatiku...?? Wahai malamku... Jawablah segala rasaku Yang tertatih melangkah jauh Yang merintih perih merindumu Menggemah dinding ragaku Mengalun merdu Seiring malam yang sepi tanpamu Bila malamku tak menjawab 'Kan kutunggu mentari menatapku Yangkan memberi terang dalam gelapku Yang kan memberi pelangi dalam gerimisku Biar tak ada lagi rasa yang menyiksaku Saat hati inginkanmu Disini..., Disini.., Mencintaiku Saat aku merindukanmu Sayang...,

Luka

siang dalam luka, merindu senja kian menghampiri kuberharap ada pelangi mewarnai, dan memberi cahaya peri di dalam lukisan hatiku, terangi warna indah dengan cinta, basuh lukaku dengan warna sahdu, aku merindumu.... seperti kumenanti tetesan pertama air hujan... yang jatuh ke tanah... basahi dan dinginkan api hatiku yang terbakar cemburu dan dustamu.

Perasaanku

Bila malam, dialah bintangku Bila siang, dialah matahariku Bila gelap, dialah cahayaku Bila sunyi, dialah yang slalu kurindu Saat sepi jiwaku tanpa senyumannya Dia adalah jantungku Dia adalah hatiku Dia adalah rasaku Dia adalah sayapku Yang ‘kan membawa ku terbang Dalam keindahan cintanya Aku resah bila dia jauh Lelah hatiku bila rindu menyiksaku Dalam lemah hatiku Dalam kehangatan cintanya Yang memahat rasa dihatiku Hening jiwaku Rapuh hatiku Lelah tubuhku Mati rasa indraku Saat ku tau hatinya bukanlah untukku Aku resah Aku mengalah Aku salah Tlah menganggapnya lebih Lebih dari seorang sahabat Tapi,…. Sungguh…. Sungguh aku mencintainya Bukan sebagai sahabat Tapi seorang kekasih Yang ‘kan temani jantung hatiku Hingga jantungku tak berdenyut lagi Dan tak kulihat lagi mentari pagi. Salahkah aku tuhan… Hinakah aku tuhan Bila ku awali dengan persahabatan Dan ku akhiri dengan percintaan Meski dia tak ‘kan tau Tulusnya cintaku untuknya Riuh ombak dilautan Tetap kudengar bisik bibirnya Tetap ...

Puisi-Ku

Image
Sahabat Sahabat… Tak pernah hilang dibenakku Berjuang seiring waktu Menulis huruf dan angka Meraba tombol-tombol kaku Menggali isi dunia Mengisi kekosongan jiwa Etana…. Makal…. D’Stroyer…. The Silvers…. Akankah rasa ini mati Ditelan waktu yang tak berhenti Terbang terbawa angin kehidupan Menyebrang waktu yang dinanti Sobat… Dengar aku disini Lirih berucap pergi Menahan rasa dihati Yang takkan sanggup Kehilangan hatimu Tak kuasa ku sendiri Lalui suka duka tanpamu Pilu.… Basah kuyup jiwaku Bila waktu t’lah berakhir Disini